Sumenep, UA Media– Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah resmi membuka Pameran Foto yang berlangsung pada 3–6 Agustus 2026 di Taman KA 1 Universitas Annuqayah Putri. Pameran ini menjadi ruang apresiasi bagi karya-karya fotografi mahasiswa sekaligus media edukasi visual yang dapat dinikmati seluruh sivitas akademika.
Kegiatan yang terbuka secara gratis untuk seluruh mahasiswa Universitas Annuqayah ini merupakan luaran dari mata kuliah Fotografi yang diampu oleh Selly Oktaviani, M.Sos. Selama perkuliahan, mahasiswa dibimbing untuk memahami teknik fotografi, komposisi, pencahayaan, hingga kemampuan menyampaikan pesan melalui sebuah karya visual.
Berbagai hasil karya mahasiswa dipamerkan dalam konsep galeri terbuka sehingga pengunjung dapat menikmati setiap foto secara langsung. Selain menjadi ajang apresiasi, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan voucher foto gratis dengan lima angle menarik melalui partisipasi dan unggahan di media sosial yang menandai akun resmi Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Miftahol Anwar, M.I.Kom., menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya nyata dan siap dipublikasikan kepada masyarakat.
"Fotografi bukan sekadar menghasilkan gambar yang indah, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mampu menyampaikan pesan, membangun cerita, serta membentuk cara pandang masyarakat terhadap sebuah realitas. Karena itu, kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai artistik, informatif, dan komunikatif," ujarnya.
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Fotografi, Selly Oktaviani, M.Sos., berharap pameran ini dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam mempublikasikan karya sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkarya di bidang industri kreatif.
“Pameran Foto ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang aplikatif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan dunia komunikasi visual serta industri kreatif di era digital,” pungkasnya.
Abdul Warits (Humas)