Banyuwangi, UA Media- Universitas Annuqayah (UA) terus memperkuat langkah internasionalisasi dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dalam ajang The 5th International Conference on Humanity, Education and Society (ICHES) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Banyuwangi, Senin, 9 Februari 2026.
Penandatanganan MoU berlangsung dalam suasana akademik yang hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua institusi sepakat untuk mendorong penguatan riset, pertukaran akademik, serta pengembangan publikasi ilmiah internasional yang berdampak.
Kepala LPPM Universitas Annuqayah, Dr. Paisun, M.Pd menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring global kampus, sekaligus membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam riset kolaboratif lintas negara. Menurutnya, budaya riset harus dibangun tidak hanya pada level lokal, tetapi juga berorientasi global agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Penandatanganan ini merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi berkelanjutan di bidang akademik dan penelitian,” katanya.
Alumni Doktoral Universitas Islam Malang ini menambahkan kerja sama yang disepakati mencakup komitmen kedua belah pihak untuk mengembangkan berbagai program bersama.
“Seperti pertukaran akademisi, kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta kegiatan pendukung tridarma perguruan tinggi lainnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan budaya riset yang berorientasi global,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) menegaskan bahwa kerja sama dengan Universitas Annuqayah memiliki nilai strategis, terutama dalam pengembangan kajian keislaman, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset. USIM melihat UA sebagai mitra potensial dalam memperluas kolaborasi akademik di kawasan Asia Tenggara.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, penyelenggaraan konferensi internasional, serta pengembangan kurikulum berbasis riset. Kedua pihak juga berkomitmen untuk saling mendukung dalam peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan inovasi.
Dengan adanya MoU ini, Universitas Annuqayah menegaskan keseriusannya dalam membangun ekosistem akademik yang berdaya saing global. Kolaborasi internasional diharapkan mampu memperkuat posisi UA sebagai kampus yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.